Askep DHF

Saturday, October 31st, 2015 - Askep KMB

Askep DHF – Penyakit Dengue Haemoragic Fever (DHF) atau biasa di sebut demam berdarah adalah penyakit demam akut yang disertai dengan adanya manifestasi perdarahan, yang bertendensi mengakibatkan renjatan yang dapat menyebabkan kematian (Arief Mansjoer & Suprohaita; 2000; 419).

Demam berdarah/Dengue Haemoragic Fever (DHF) merupakan infeksi akut yang disebabkan oleh Arbovirus (arthropodborn virus) dan ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti dan Aedes Albopictus (Ngastiyah, 1995 ; 341).

Menurut seorang ahli kesehatan mengatakan bahwa demam berdarah dengue adalah penyakit demam akut yang disebabkan oleh empat jenis serotipe virus dengue dan ditandai dengan empat gejala klinis utama yaitu demam yang tinggi, manifestasi perdarahan, hepatomegali, dan tanda-tanda kegagalan sirkulasi sampai timbulnya renjatan (sindroma renjatan dengue) sebagai akibat dari kebocoran plasma yang dapat menyebabkan kematian (Rohim dkk, 2002 ; 45).

Ahli kesehatan yang lain mengatakan Dengue Haemoragic Fever (DHF) adalah penyakit yang terutama terdapat pada anak dengan gejala utama demam, nyeri otot dan sendi, dan biasanya memburuk pada dua hari pertama (Soeparman; 1987; 16).

askep dhf

Demam berdarah di sebabkan oleh virus dengue yang termasuk ke dalam Arbovirus (Arthropodborn virus) group B, yang diidentifikasi terdiri dari empat tipe yaitu virus dengue tipe 1,2,3 dan 4. Virus dengue serotipe 1, 2, 3, dan 4 ini ditularkan melalui vektor yaitu nyamuk aedes aegypti, nyamuk aedes albopictus, aedes polynesiensis dan beberapa spesies lain merupakan vektor yang kurang berperan dibandingkan ketiga nyamuk tersebut. Infeksi oleh salah satu serotipe akan menimbulkan antibodi seumur hidup terhadap serotipe bersangkutan, tetapi tidak ada perlindungan terhadap serotipe jenis yang lainnya (Arief Mansjoer & Suprohaita; 2000;420).

Virus dengue ini biasanya masuk ke dalam tubuh manusia melalui gigitan nyamuk Aedes dan infeksi pertama kali mungkin akan mengakibatkan gejala sebagai Dengue Fever (DF). Reaksi tubuh merupakan reaksi yang biasa terlihat sebagai akibat dari proses viremia seperti demam, nyeri otot dan atau sendi, sakit kepala, dengan / tanpa rash dan limfa denopati. Sedangkan kasus DBD biasanya timbul apabila seseorang telah terinfeksi dengan virus dengue pertama kali, mendapat infeksi berulang virus dengue lainnya. Reinfeksi ini akan menyebabkan suatu reaksi anamnestik antibodi, sehingga menimbulkan konsentrasi komplek antigen antibodi (komplek virus anti bodi) yang tinggi.

Ada beberapa gejala dan tanda-tanda demam berdarah yang biasanya dapat di identifikasi misalnya :

– Demam : demam terjadi secara mendadak yang berlangsung selama 2 – 7 hari, kemudian turun menuju suhu normal atau lebih rendah. Bersamaan dengan berlangsung demam, gejala-gejala klinik yang tidak spesifik misalnya anoreksia, nyeri punggung, nyeri tulang dan persediaan, nyeri kepala dan rasa lemah dapat menyetainya.

– Perdarahan : biasanya terjadi pada hari ke 2 dan 3 dari demam dan umumnya terjadi pada kulit dan dapat berupa uji torniguet yang positif mudah terjadi perdarahan pada tempat fungsi vena, petekia dan purpura. Perdarahan ringan hingga sedang dapat terlihat pada saluran cerna bagian atas hingga menyebabkan haematemesis (Nelson, 1993 ; 296). Perdarahan gastrointestinal biasanya di dahului dengan nyeri perut yang hebat (Ngastiyah, 1995 ; 349).

– Hepatomegali : pada permulaan demam biasanya hati sudah teraba, meskipun pada anak yang kurang gizi hati juga sudah teraba. Bila terjadi peningkatan dari hepatomegali dan hati teraba kenyal harus di perhatikan kemungkinan akan tejadi renjatan pada penderita.

– Renjatan (syok) : permulaan syok biasanya terjadi pada hari ke 3 sejak sakitnya penderita, dimulai dengan tanda – tanda kegagalan sirkulasi yaitu kulit lembab, dingin pada ujung hidung, jari tangan, jari kaki serta sianosis disekitar mulut. Bila syok terjadi pada masa demam maka biasanya menunjukan prognosis yang buruk.

Makalah askep dhf yang lebih lengkap dapat rekan-rekan baca dengan mendownload file nya melalui link askep dhf di bawah ini :

askep dhf.doc

Askep DHF | askep | 4.5